Wakil Menteri Ketenagakerjaan Kunjungi Gudang UD Sento Sosial di Surabaya

IMG_8323

Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer, melakukan kunjungan ke gudang UD Sento Sosial yang terletak di Jalan Margom Mulyo Industri, Surabaya, Jawa Timur. Kunjungan ini dilakukan setelah pemilik gudang terlibat perseteruan dengan Wakil Walikota Surabaya, Armuji, terkait penahanan ijazah sejumlah karyawan.

Dalam pernyataannya, pemilik gudang mengklaim tidak mengenal Wakil Walikota dan menanggapi keluhan warga dengan nada sinis. “Kalau ada keluhan, silakan lapor ke polisi,” ujarnya. Perseteruan ini memicu perhatian publik, terutama setelah Wakil Walikota dilarang masuk ke gudang.

Setelah insiden tersebut, Immanuel Ebenezer bersama rombongan, termasuk tim Polresta Surabaya, mendatangi gudang. Namun, pemilik gudang sempat mengunci pintu gerbang, sehingga rombongan tertahan di luar. Setelah negosiasi, mereka akhirnya diizinkan masuk dan terlibat dialog yang cukup tegang.

Dalam pertemuan tersebut, Wamen Naker menanyakan tentang penahanan ijazah karyawan. Pemilik gudang dan stafnya berkilah tidak mengetahui tentang hal tersebut. “Kami hanya meminta agar ijazah karyawan dikembalikan, tidak meminta uang,” ungkap salah satu perwakilan karyawan.

Immanuel Ebenezer menegaskan bahwa tindakan menahan ijazah karyawan adalah pelanggaran hukum. Ia menyoroti adanya kejanggalan dalam sikap pemilik gudang dan menekankan pentingnya menjaga hubungan industrial yang harmonis. “Ini adalah pelajaran bagi industri lain untuk tidak menahan ijazah pekerja,” tegasnya.

Dinas Ketenagakerjaan Jawa Timur melaporkan kasus penahanan 31 ijazah karyawan gudang UD Sento Sosial ke pihak kepolisian

Artikel Terkait

Rekomendasi