Hamas Berkomitmen Untuk Gencatan Senjata dan Pemulangan Jenazah Sandera

images (55)

Kelompok perlawanan Hamas kembali menegaskan komitmen mereka terhadap perjanjian gencatan senjata dengan Israel yang telah disepakati baru-baru ini. Pernyataan ini disampaikan dalam konteks proses pemulangan jenazah sandera Israel yang tewas selama konflik di Jalur Gaza.

 

Menurut rilis resmi Hamas yang disampaikan melalui platform Telegram pada Jumat, 17 Oktober 2025, pihaknya secara tegas menegaskan keinginan serta kesungguhan mereka untuk mengimplementasikan keseluruhan poin kesepakatan gencatan senjata tersebut, termasuk proses penyerahan semua jenazah sandera Israel yang masih tersisa di wilayah Gaza.

 

“Hamas menegaskan komitmen terhadap perjanjian ini dan keinginan kuat untuk menuntaskannya, terutama dalam hal penyerahan jenazah sandera Israel yang masih tersisa,” bunyi pernyataan resmi Hamas.

 

Proses pemulangan jenazah ini membutuhkan waktu lebih lama dari yang diperkirakan. Sebagian besar jenazah masih terkubur di reruntuhan bangunan maupun di terowongan bawah tanah yang hancur akibat pemboman selama operasi militer Israel di Gaza. Hamas mengatakan mereka tidak memiliki alat berat yang memadai untuk mengevakuasi jenazah tersebut.

 

Dalam pernyataan tersebut, Hamas juga menuding bahwa “tentara pendudukan Nazi yang sama yang membunuh para sandera ini adalah pihak yang bertanggung jawab mengubur mereka di bawah reruntuhan.”

 

Sebelumnya, pada tanggal 13 Oktober, Hamas menyerahkan 20 sandera yang masih hidup kepada Israel melalui perantara Komite Palang Merah Internasional (ICRC). Penyerahan ini merupakan bagian dari kesepakatan gencatan senjata yang mulai berlaku sejak 10 Oktober.

 

Sebagai imbalan atas penyerahan sandera hidup tersebut, Israel membebaskan sebanyak 1.968 tahanan dan narapidana Palestina pada hari yang sama. Ini adalah bagian dari langkah diplomasi yang partai-partai internasional dorong agar konflik dapat segera diredam.

 

Hingga tanggal 15 Oktober, Hamas juga telah menyerahkan beberapa jenazah sandera kepada Israel melalui ICRC. Meski demikian, ada beberapa jenazah yang belum dapat dievakuasi karena kondisi medan yang sangat sulit.

 

Militer Israel dalam pernyataan terpisah mengonfirmasi bahwa ICRC telah menerima dua jenazah sandera tambahan dari Gaza. Namun, pihak militer mengklaim bahwa Hamas masih menghambat proses pemulangan beberapa jenazah yang tersisa.

 

Pernyataan ini dibantah oleh penasihat senior Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyatakan ketidakpastian apakah Hamas benar-benar menghambat proses tersebut. Mereka menilai kemungkinan adanya kendala teknis terkait evakuasi jenazah di medan yang penuh reruntuhan.

 

Dari sudut pandang kemanusiaan, Komite Palang Merah Internasional terus berjuang untuk memastikan proses pemulangan jenazah dan sandera berjalan dengan lancar dan sesuai hukum internasional.

 

Pekan lalu, negosiasi intens antara berbagai pihak berlangsung untuk mempertahankan gencatan senjata dan membahas masalah kemanusiaan seperti pemulangan jenazah dan solidaritas semua korban konflik.

 

Meski demikian, komitmen Hamas terhadap gencatan senjata yang terbarukan ini mendapat perhatian dari komunitas internasional, terutama negara-negara yang berkepentingan dalam perdamaian kawasan seperti Mesir, Qatar, dan PBB.

 

Mereka berperan aktif sebagai mediator dalam perundingan antara kedua belah pihak agar kesepakatan ini dapat ditegakkan dan konflik tidak kembali berkobar.

 

PBB dalam beberapa pernyataan terakhirnya mengimbau kedua pihak untuk menghormati gencatan senjata yang telah disepakati dan mengutamakan perlindungan terhadap warga sipil yang terdampak konflik.

 

Pernyataan Hamas ini juga menjadi sinyal kuat bagi masyarakat internasional bahwa pihaknya bersedia mengambil langkah kemanusiaan meskipun konflik berkepanjangan telah menimbulkan luka yang mendalam di kedua belah pihak.​

 

Sumber

 

https://mediaindonesia.com/internasional/821500/hamas-tegaskan-komitmen-pada-gencatan-senjata-siap-kembalikan-jenazah-sandera-israel

 

https://news.detik.com/internasional/d-8163427/hamas-akui-telah-serahkan-semua-jasad-sandera-yang-bisa-ditemukan

 

https://www.tempo.co/internasional/as-bantah-klaim-israel-soal-hamas-persulit-pemulangan-jasad-sandera-2080473

 

Https://www.inews.id/news/internasional/jenazah-sandera-israel-tertimbun-reruntuhan-hamas-militer-zionis-harus-tanggung-jawab

Artikel Terkait

Rekomendasi