Kemensos Siapkan Kartu Digital Bansos dengan Barcode Khusus untuk Cegah Penyalahgunaan

1432306_720

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul tengah menyiapkan inovasi berupa kartu digital bagi penerima bantuan sosial (bansos) pemerintah. Inisiatif ini bertujuan untuk mencegah penyalahgunaan dana bansos yang selama ini masih sering terjadi di lapangan.

Gus Ipul mengungkapkan bahwa kartu digital bansos ini akan dilengkapi dengan barcode khusus yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Barcode ini akan membuat kartu tersebut hanya bisa digunakan untuk membeli barang sesuai dengan peruntukan bansos, sehingga penerima tidak dapat mencairkan uang secara tunai atau menggunakannya untuk kebutuhan yang tidak sesuai.

Sistem ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Sosial dengan Bank Indonesia, dan sudah mulai dirancang agar penyaluran bansos menjadi lebih tepat sasaran dan transparan. Dengan teknologi barcode khusus, pembelian barang oleh penerima bansos bisa langsung terpantau secara digital.

Selain itu, Gus Ipul menyadari bahwa tidak semua penerima bansos memiliki kemampuan atau pengalaman dalam menggunakan teknologi digital. Oleh karenanya, Kementerian Sosial akan memberdayakan tim pendamping yang akan membantu warga memahami sistem baru ini agar mereka dapat memanfaatkannya dengan baik.

Sistem digitalisasi bansos ini juga terintegrasi dengan mekanisme penyaluran yang sudah ada, seperti bank-bank Himbara dan PT Pos Indonesia, terutama untuk wilayah 3T (terdepan, tertinggal, dan terluar). Pendekatan ini memastikan akses bansos tetap merata meski di daerah yang belum memiliki infrastruktur perbankan memadai.

Gus Ipul menjelaskan bahwa salah satu langkah awal digitalisasi ini sudah diuji coba di Kabupaten Banyuwangi sejak September 2025. Uji coba tersebut menjadi proyek percontohan nasional sebelum penerapan secara lebih luas di seluruh Indonesia.

Penggunaan teknologi Payment ID yang terhubung dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) juga diintegrasikan dalam sistem baru ini. Payment ID berperan sebagai tanda pengenal unik yang dapat meningkatkan efisiensi, akurasi, serta transparansi dalam pelaporan dan pemantauan penyaluran bansos.

Meskipun digitalisasi ini membawa banyak manfaat, Gus Ipul menegaskan bahwa pihaknya tetap mengakomodasi penerima bansos yang sulit mengakses teknologi, dengan tetap menggunakan mekanisme distribusi konvensional di beberapa daerah dan membantu melalui pendamping sosial.

Jadi, rencana kartu digital bansos dengan barcode khusus dari BI ini diharapkan dapat menekan penyalahgunaan dana bansos, mempercepat penyaluran, dan memastikan bantuan tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat kurang mampu.

Sumber : 

https://news.detik.com/berita/d-8150462/mensos-gus-ipul-rancang-kartu-digital-bansos-ada-barcode-khusus-dari-bi

https://www.tempo.co/info-tempo/gus-ipul-dorong-digitalisasi-bansos-buka-ruang-partisipasi-publik-2075689

Artikel Terkait

Rekomendasi